Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Cerpen

Kembang Api Terakhir

Oleh Irvan Aqila *) Pernah dimuat di majalah STORY edisi 40 Des - Januari 2013 Jangan pernah takut untuk mengulangi kegagalan yang pernah kita rasakan demi menciptakan kesempatan kedua, sebelum akhirnya kita akan benar-benar menyesal... Siapa sih di antara sekian banyak anak Mapala kampus yang nggak kenal sama orang ini? Namanya Mido. Yap, Ahmed Mido. Pemuda berperawakan sedang dengan rambut belah tengah yang senantiasa dihiasi bandana ini, emang punya tampang mumpuni yang membuatnya mudah diingat di kalangan anak Mapala kampus. Tapi bukan lantaran tampang itu aja yang membuat doi jadi beken, melainkan dedikasi dan loyalitasnya untuk kemajuan Mapala kampuslah yang membuatnya cukup disegani. Mungkin Mido adalah satu dari segelintir jenis mahasiswa aneh di kebanyakan kampus. Mahasiswa yang datang ke kampus bukan untuk kuliah sebagai alasan utamanya, melainkan untuk melampiaskan nafsunya naik gunung alias jadi anak Mapala. “Mau nyari Mido itu gampang, cari ...

Mimpi Sialan!

(Cerpen ini pernah dimuat di majalah Say, Juni 2010) Oleh Irvan Aqila “Hhhuuuu… Dasar ceboolll!!!” suara Drajat membuat Eric langsung mengerut. Anak itu hanya bisa merunduk di mejanya. Tak mampu mengangkat wajahnya walau sedetik. “Wahahahahaaaa…” Dudung terbahak. “Makanya jadi orang tuh tau diri dikit dong! Begitu tuh jadinya kalo di rumahnya nggak punya kaca,” makinya pedas. “Iyah! Udah mah jelek, cebol, miskin, eh malah sok mau dapet cewek cakep lagi,” semprot Mahesa, sarkasme . Nama lengkapnya Mahesaroh. “Ngaca doooonng!” sekarang suara anak-anak sekelas kompak membuat koor . Eric membatu. Tubuhnya serasa beku seketika itu juga. Tulang-tulangnya tak ada satupun yang dapat digerakan lagi. Dia seolah sedang terserang struk mendadak. Semua terjadi begitu cepat, hanya selang beberapa detik setelah tamparan pedas Julia mampir di pipinya yang penuh dengan jerawat segede gundu. Ya Tuhan! Dunia serasa menghimpit tubuhnya. Dan langit sebentar lagi akan runtuh menimpa ba...